Antara Relawan demokrasi dan tarik Becak

981
Keterangan Foto : Isbet Situmorang, penarik becak, relawan demokrasi dan seorang ibu rumah tangga, yang berbagi pengalamannya pada kegiatan "temu komunitas peduli Pemilu", Sabtu (14/11).
Medan, kpu.go.id – Sudah sembilan tahun wanita itu berteman dengan matahari dan debu jalanan, sebagai penarik becak. Tiga anaknya menunggu di kamar petak yang disewa nya, paling besar anaknya kelas 1 di Sekolah Menengah Pertama, dan anak keduanya yang duduk di sekolah dasar biasa menunggui adiknya yang masih TK bila sang ibu pergi tarik becak.
 
Tak ada raut lelah di wajahnya, ia pun mulai bercerita pengalamannya terjun sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan. Tanpa ragu ia katakan tidak ada partai politik dibelakangnya, semua murni dari hati nurani mensukseskan Pemilu.
 
Dikatakannya, keinginannya untuk terlibat kegiatan politik secara aktif muncul saat dirinya beberapa kali mendapatkan order mengantarkan kotak suara dari TPS ke Kecamatan.
 
“Sudah sering sekali saya bang dapat order antar kotak suara dri TPS, ingin sekali saya bang masuk langsung mempelajari politik.” ujar Lisbet
 
Wanita 36 tahun itu menjelaskan, bahwa selain sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dirinya juga terpilih dalam seleksi sebagai relawan demokrasi tahun 2013 lalu, mewakili segmen perempuan. “Saya terpilih jadi relawan demokrasi 2013 lalu untuk segmen perempuan. Sosialisasi saya sering lewat tatap muka.”
 
Dalam peranannya sebagai relawan demokrasi ia sering ingatkan kepada masyarakat untuk selalu gunakan hak pilihnya demi pembangunan 5 tahun kedepan.
 
“Sering saya ingatkan bang, jangan sampai tergoda dengan serangan fajar (politik uang), karena ini semua untuk pembangunan kota medan 5 tahun kedepan.” terang isbet, ia melanjutkan, jangan sampai kita (masyarakat-red) panen hanya 5 tahun sekali tapi pembangunan tidak ada selama 5 tahun.
 
Hal tersebut disampaikan Lisbet Situmorang, wanita penarik becak yang juga bekerja sebagai relawan demokrasi, petugas PPK, dan ibu rumah tangga, di hadapan 200 orang dari 10 komunitas lainnya juga , pada kegiatan temu komunitas peduli pemilu di Danau Siombak, kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Sabtu (14/11).